ASUS ROG Strix B550A Gaming

Posted on

ASUS ROG Strix B550A Gaming – Setelah berhasil melenggang selama tahun 2017 bersama dengan prosesor Ryzen miliknya, AMD tampaknya akan meneruskan tren positif tersebut pada tahun 2020 ini dengan prosesor Ryzen generasi ketiga miliknya. Masih memiliki fungsi yang sama seperti sebelumnya, yaitu dirancang untuk gaming dan content creation yang lancar secara bersamaan. Untuk menampungnya, kamu membutuhkan motherboard yang canggih untuk menyongsong performanya.

ASUS ROG Strix B550A Gaming

Saat ini, tidak hanya berbagai “komponen” yang menancap di motherboard saja yang dibutuhkan, tetapi motherboard yang canggih juga sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas selama penggunaan. Sebuah motherboard akan “menaungi” berbagai perangkat utama seperti prosesor, RAM, dan kartu grafis yang paling dibutuhkan. Sebuah motherboard yang ideal, kamu bisa melakukan overclock dengan lebih mudah dan aman, baik karena desain dan kualitas VRM serta pendingin yang lebih canggih, dan adanya fitur yang disematkan untuk menunjang overclocking tersebut.

Bukan cuma soal kualitas dan keamanannya ketika menggunakannya, tetapi juga berbagai fitur menarik seperti adanya Type-C yang semakin banyak dibutuhkan untuk berbagai perangkat, banyaknya dan kualitas slot PCIe untuk slot M.2, hingga kualitas audio onboard untuk menunjang aktivitas gamingmu yang lebih sempurna tanpa perlu membeli sound card tambahan untuk memperbagus suara yang dihasilkan dan masih banyak lainnya.

ASUS telah memperkenalkan jajaran motherboard terbaru dan tangguh dengan chipset B550 untuk banyak kalangan gamer dan cukup terjangkau, namun dengan tetap menghadirkan kualitas dan fitur terbaik untuk mengeluarkan potensi penuh dan maksimal dari prosesor Ryzen. Motherboard tersebut adalah ROG Strix B550-A Gaming yang akan Kru KotGa review pada artikel ini.

Dalam melakukan benchmark dan pengujian, berikut ini berbagai komponen yang digunakan untuk mengulas motherboard ROG Strix B550-A Gaming.

Prosesor: AMD Ryzen 3 3100
Motherboard: ASUS ROG Strix B550-A Gaming
Cooler: Cooler Master MasterLiquid ML120R
GPU: ASUS TUF Gaming NVIDIA GeForce GTX 1660 Super
RAM: Apacer NOX RGB DDR4-3000
SSD: Apacer Z280 M.2 240GB
PSU: FSP HV Pro 550W

Motherboard yang KotakGame terima dari ASUS ini adalah salah satu seri andalan dari keluarga B550 besutan ASUS

Sebagai salah satu motherboard yang cukup canggih, ROG Strix B550-A Gaming dilengkapi dengan fitur terdepan yang komplit, canggih, mewah serta perlengkapan pendukung melimpah, namun tetap menawarkan harga yang cukup terjangkau. Setiap tahunnya, ASUS selalu menghadirkan inovasi baru pada motherboard melalui seri tertinggi, terendah, maupun menengah sehingga brand teknologi asal Taiwan ini dianggap sebagai pembuat standar baru untuk produk motherboard.

ROG Strix B550-A Gaming merupakan motherboard dengan chipset B550. Motherboard ini mendukung prosesor dengan AMD Ryzen hingga generasi ke-3. Motherboard ini merupakan ATX Form Factor dengan ukuran 30.5 cm x 24.4 cm. Jadi, kamu hanya membutuhkan casing dengan ukuran mid-tower saja sudah cukup untuk menampungnya.

Sekilas, tampilan fisik ROG Strix B550-A Gaming terlihat elegan nan mewah namun tetap memperlihatkan kesan “simple” dengan nuansa warna putih yang mendominasi. Desain “armor” yang dimiliki berbagai lini motherboard ROG memang selalu yang menjadi kru KotGa favoritkan. Tampilan putih-silver dengan sentuhan Cyberpunk membuatnya semakin terlihat stylish. Karena bukan hanya mengedepankan tampilan yang keren, dibaliknya terdapat VRM & Chipset Heatsink untuk mendinginkan suhu motherboard tersebut.

Seperti yang kru KotGa sebutkan sebelumnya, heatsink pada motherboard ini juga berguna untuk mendinginkan VRM dan chipset

ROG Strix B550-A Gaming sendiri memiliki MicroFine Alloy dengan 12+2 phase VRM untuk memberikan daya yang stabil, hingga ke 16-core jika nantinya kamu berencana untuk menggunakan seri tertinggi Ryzen 9. Konfigurasi untuk daya prosesor pada motherboard ini memiliki konektor 8 + 4 pin. Konektor pada motherboard ini juga sudah mengusung fitur ProCool II untuk saluran daya yang lebih stabil dari PSU dan penghantar panas yang lebih baik.

Seperti yang kru KotGa katakan sebelumnya, saat ini, arsitektur CPU benar-benar menuntut motherboard untuk bisa menunjangnya dengan berbagai fitur yang menarik. Terutama dalam hal “power design” seperti peralihan dari mode hemat ke hingga ke mode full load dalam sekejap, tentu dengan peralihan yang smooth dan stabil. Arsitektur VRM dari ROG Strix B550-A Gaming ini mampu menghadapinya dengan memanfaatkan 12+2 phase VRM berkualitas tinggi dapat mengganti mode tersebut dengan cepat, sambil mempertahankan kinerja termal yang sangat baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *